Selasa, 16 Juli 2019
Rabu, 23 Januari 2019
Selasa, 06 November 2018
Sabtu, 14 April 2018
Teori Antrian
Antri
merupakan arti sederhana dari menunggu. Antri merupakan kegiatan yang paling tidak menyenangkan bagi
hampir setiap orang di dunia ini. Konsep antri bukan hanya terjadi pada orang, namun
juga pada barang (misal dalam hal proses produksi). Antrian berarti menunggu
giliran untuk mendapatkan pelayanan dari suatu fasilitas yang terjadi karena
kemampuan pelayanan yang tidak mampu mengimbangi kebutuhan pelayanan. Demi mempertahankan pelanggan, sebuah perusahaan terutama yang bergerak pada
bidang pelayanan, selalu berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik,
misalnya dengan memberikan pelayanan yang cepat sehingga pelanggan tidak akan
mengantri terlalu lama. Namun, pemberian layanan yang cepat berdampak pada
bertambahnya biaya operasional dikarenakan bertambahnya fasilitas layanan.
Konsep
teori antrian pertama kali ditemukan dan dikembangkan oleh A.K. Erlang, seorang
insinyur Denmark yang bekerja pada perusahaan telepon di Kopenhagen pada tahun
1910. Berawal dari para operator yang kewalahan pada waktu-waktu yang sibuk
sehingga membuat para penelpon harus menunggu giliran dengan waktu yang cukup
lama untuk mendapatkan pelayanan. Tujuan dari penggunaan teori antrian adalah
merancang fasilitas pelayanan, untuk mengatasi permintaan pelayanan yang
berfluktuasi secara random dan menjaga keseimbangan antara biaya pelayanan dan
biaya yang diperlukan selama antri.
Komponen Sistem Antrian
Ada
tiga komponen dalam sistem antrian, yaitu:
1. Kedatangan
Komponen
ini sering disebut juga dengan proses input. Proses input meliputi calling
population atau sumber kedatangan, dan terjadinya merupakan suatu variabel yang
bersifat acak.
2. Pelayan
Mekanisme
pelayanan atau pelayan dapat terdiri dari satu atau lebih pelayan maupun
fasilitas pelayanan yang diberikan. Biasanya, fasilitas pelayanan tersebut
disebut juga dengan saluran atau channel.
3. Antri
Faktor
penting dari timbulnya antrian adalah sifat kedatangan dan proses layanan. Jika
tidak ada antrian yang timbul, maka dapat dipastikan bahwa terdapat pelayanan
yang menganggur atau fasilitas pelayanan yang berlebih.
Disiplin Antri
Faktor
penentu lain timbulnya antrian selain sifat kedatangan dan proses layanan
adalah disiplin antri. Disiplin antri berarti suatu keputusan yang menjelaskan
cara melayani pengantri. Menurut Siagian, ada 5 jenis disiplin pelayanan yang paling
sering digunakan, yaitu:
- First in First Out (FIFO) atau First Come Fisrt Served (FCFS), yang artinya pelanggan yang lebih dulu datang akan lebih dulu mendapatkan pelayanan.
- Last In First Out (LIFO) atau Last Come First Served (LCFS), artinya pelanggan yang datang terakhir bisa mendapatkan pelayanan terlebih dahulu, atau yang lebih dahulu keluar adalah yang terakhir datang.
- Service In Random Order (SIRO), artinya pelayanan diberikan tidak berdasarkan urutan kedatangan, melainkan dilakukan secara random.
- Priority Service (PS), artinya mereka yang mempunyai prioritas lebih tinggi yang akan terlebih dahulu diberikan pelayanan, dan mereka yang memiliki prioritas rendah akan mendapatkan pelayanan berikutnya, meskipun datang lebih awal.
Manfaat Antrian
Secara umum, antri memiliki manfaat bagi konsumen maupun bagi pemberi layanan. Manfaat tersebut diantaranya:
- Antrian membuat konsumen tidak perlu berbaris menunggu untuk dilayani, dan memberikan kepuasan serta kenyamanan kepada konsumen.
- Antrian secara langsung bermanfaat untuk meningkatkan bonafilitas perusahaan sekaligus menunjukkan keseriusan juga profesionalitas dalam menangani konsumen.
- Antrian dapat menjadikan kinerja karyawan lebih efisien di bidangnya masing-masing.
Pada intinya, konsep antrian yang dibuat bertujuan untuk memaksimalkan efisiensi pelayanan terhadap permintaan layanan yang fluktuatif dengan tetap menjaga keseimbangan biaya pelayanan dan biaya yang diperlukan selama proses antrian berlangsung.
Struktur Antrian
Dalam
seluruh sistem antrian, terdapat 4 model struktur dasar antrian. Keempat model
tersebut antara lain sebagai berikut.
- Single Channel – Single Phase. Single Channel berarti satu saluran atau satu jalur, dan Single Phase berarti satu pelayanan. Maksudnya adalah hanya ada satu jalur yang memasuki sistem pelayanan atau hanya ada satu fasilitas pelayanan yang diberikan.
![]() |
| Sumber: https://sites.google.com/site/operasiproduksi/teori-antrian |
- Single Channel – Multi Phase. Sama seperti poin nomor satu, bedanya hanya jumlah pelayanan yang diberikan. Multi Phase berarti ada dua atau lebih pelayanan yang dilakukan secara berurutan.
![]() |
| Sumber: https://sites.google.com/site/operasiproduksi/teori-antrian |
- Multi Channel – Single Phase. Sistem ini terjadi dimana saja dan kapan saja dimana ada dua atau lebih fasilitas pelayanan yang dialiri oleh aliran tunggal.
![]() |
| Sumber: https://sites.google.com/site/operasiproduksi/teori-antrian |
- Multi Channel – Multi Phase. Sistem ini berarti ada beberapa fasilitas pelayanan dalam banyak jalur atau melalui beberapa tahapan. Setiap sistem-sistem ini memiliki beberapa fasilitas pelayanan pada setiap tahapannya.
![]() |
| Sumber: https://sites.google.com/site/operasiproduksi/teori-antrian |
Studi Kasus
1. Single Channel – Single Phase.
Nama tempat: Nasi Uduk Bubur Ayam
Alamat: Jl. Margonda Raya, Sebelah Warunk Upnormal
Waktu foto: 7 April 2018, 08.00 WIB
Kedua gambar di atas menunjukan struktur teori antrian single channel - single phase. Di mana dari gambar tersebut terdapat satu orang pedagang nasi uduk dan bubur ayam yang berperan sebagai channel pelayanan dan pembeli yang sedang mengantri fase pembelian.
2. Single Channel – Multi Phase.
Nama tempat: Wijaya Motor, Professional Car Care
Alamat: Jl. Margonda Raya No. 475, Pd. Cina, Beji, Depok, Jawa Barat 16424
Waktu foto: 14 April 2018, 09.10 WIB
Ketiga gambar di atas menunjukkan struktur teori antrian single channel - multi phase. Di mana pada gambar di atas hanya terdapat satu jalur antrian untuk beberapa fase seperti menyemprot mobil dengan busa, memasuki mesin cuci mobil robot, dan pengeringan sekaligus pembersihan interior mobil.
3. Multi Channel – Single Phase.
Nama tempat: Alfamart Kapuk
Alamat: Jl. Margonda Raya No. 408, Pd. Cina, Beji, Depok, Jawa Barat 16424
Waktu foto: 7 April 2018, 08.30 WIB
Gambar di atas menunjukkan struktur teori antrian multi channel - single phase. Di mana terdapat dua buah ATM dengan fungsi layanan yang berbeda. Hal tersebut menandakan channel antrian yang lebih dari satu channel. ATM sebelah kiri untuk setor tarik dan ATM sebelah kanan hanya untuk tarikan tunai.
4. Multi Channel – Multi Phase.
Nama tempat: Stasiun Tangerang
Alamat: Jl. Kiasnawi, Sukarasa, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15111
Waktu foto: 14 April 2018, 12.05 WIB
Kedua gambar di atas menunjukkan struktur teori antrian multi channel - multi phase. Di mana pada kedua gambar tersebut terdapat dua buah fase antrian dengan channel yang lebih dari satu pada setiap fase antrian tersebut. Fase pertama adalah antrian membeli kartu commuter line dengan 2 channel. Fase kedua adalah antrian memasuki area stasiun yang terdiri dari 2 channel.
Jumat, 23 Maret 2018
Kemacetan Jalan Raya Serang (Pasar Cikupa)
![]() |
| Sumber: Google Maps, 2018 |
Selamat datang, pembaca! Dalam entri kali ini saya akan membahas bagaimana cara mengatasi kemacetan yang terjadi di Jalan Raya Serang khususnya daerah Pasar Cikupa yang mana merupakan jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Tangerang dengan Kota Serang. Jalan Provinsi merupakan jalan kolektor dalam sistem jaringan primer yang menghubungkan ibukota provinsi dengan ibukota kabupaten/kota, atau antar ibukota kabupaten/kota, dan jalan strategis provinsi. Pada gambar di atas terlihat banyak sekali tempat/toko yang berada pada sepanjang jalan yang membuat jalur tersebut selalu ramai sehingga sering terjadi kemacetan. Oleh karena itu, dalam entri kali ini saya akan membahas penyebab kemacetan dan bagaimana solusinya untuk mengurangi kemacetan yang terjadi di Jalan Raya Serang (Pasar Cikupa).
- Inti permasalahan
1. Jumlah kendaraan yang tinggi.
- Jumlah kendaraan yang tinggi merupakan penyebab utama dari suatu kemacetan. Dilihat pada sumber gambar di atas, banyak sekali kendaraan roda empat dan roda dua yang melewati jalan tersebut. Mulai dari kendaraan pribadi seperti mobil dan motor pribadi, serta kendaraan umum layaknya angkutan umum dan ojek motor, bahkan truk container juga ada yang melewati jalan tersebut.
- Belum tertatanya ruang manfaat jalan dengan baik juga dapat menjadi penyebab kemacetan. Kemacetan juga ditimbulkan oleh kondisi bahu jalan yang tidak digunakan sebagaimana mestinya. Terlihat dari sumber gambar diatas banyak mobil yang parkir sembarangan dan gerobak dagang makanan menjadi penyebab terjadinya kemacetan karena dapat menghambat arus lalu lintas. Dimana seharusnya ruang manfaat jalan dapat dibuat trotoar untuk pejalan kaki, galian gorong-gorong untuk saluran tepi jalan dan masih banyak bangunan pelengkap lainnya.
- Lokasi jalan yang dekat dengan pasar cikupa serta banyaknya toko-toko di sepanjang bahu jalan menjadi penyebab kemacetan karena banyaknya aktivitas manusia di sekitar jalan tersebut. Selain itu, dengan tidak adanya tempat penyebrangan khusus membuat banyak orang di sekitar pasar yang menyebrangi jalan dengan seenaknya. Hal tersebut juga dapat menjadi penghambat arus lalu lintas jalan tersebut.
- Desain persimpangan jalan yang kurang baik seperti pada persimpangan Jalan Raya Otonom Cikupa dengan Jalan Raya Serang, menjadi penyebab utama kemacetan dari arah cikupa menuju Jalan Raya Serang begitupun sebaliknya. Dilihat dari sumber gambar di atas, terlihat bahwa kondisi Jalan Raya Otonom Cikupa yang begitu sempit, belum lagi terganggu karena banyaknya kendaraan seperti motor yang parkir sembarangan pada bahu jalan tersebut.
- Solusi permasalahan
1. Pembuatan trotoar di bahu jalan.
![]() |
| Before |
![]() |
| After |
2. Pembuatan zebra cross sebagai tempat penyebrangan khusus.
![]() |
| Before |
![]() |
| After |
Pembuatan tempat penyebrangan khusus untuk pejalan kaki atau biasa disebut zebra cross mungkin dapat dibuat untuk mencegah pejalan kaki yang menyebrang secara sembarangan yang dapat menghambat arus lalu lintas. Dengan adanya zebra cross, diharapkan kondisi Jalan Raya Serang dapat lebih tertib lagi dan intensitas kemacetan yang disebabkan oleh pejalan kaki dapat berkurang.
4. Dilakukannya penertiban pada toko-toko yang menggunakan bahu jalan.
5. Dilakukannya penertiban pada setiap toko harus memiliki lahan parkir sendiri.
6. Adanya polisi lalu lintas pada saat jam-jam sibuk untuk mengontrol keadaan lalu lintas.
Menurut saya, dengan adanya perlakuan diatas kemacetan di Jalan Raya Serang khususnya daerah Pasar Cikupa dapat berkurang dan berangsur hilang. Namun, apabila ditahun yang akan datang kembali terjadi kemacetan yang parah karena semakin banyaknya kendaraan yang melewati jalan tersebut. Saya rasa perlu dilakukan pelebaran jalan agar dapat menampung jumlah kendaraan yang meningkat setiap tahunnya. Selain itu, perlu juga pembuatan jembatan penyebrangan orang sebagai akses bagi pejalan kaki yang semakin bertambah setiap tahunnya. Dengan adanya JPO, selain dapat mengurangi hambatan arus lalu lintas, juga dapat mencegah terjadinya kecelakaan antara pejalan kaki dengan kendaraan yang melewati jalan tersebut.
- Ilustrasi jalan setelah rekayasa lalu lintas
Jumat, 27 Oktober 2017
Jumat, 20 Oktober 2017
Selasa, 11 April 2017
Etika dan Moral
Apa itu etika dan moral?
Rancu memang, mungkin banyak dari
kita khususnya masyarakat awam yang beranggapan bahwa etika dan moral itu sama.
Mereka tidak mengetahui apa itu makna sebenarnya dari etika dan juga moral. Memang,
moral dan etika memiliki hubungan erat yang tidak bisa terpisahkan. Hal ini karena
moral dan etika memang sama-sama membahas tentang perbuatan manusia yang baik
maupun yang buruk. Sekarang ini, masih banyak masyarakat yang beranggapan
ketika melihat orang baik itu sebagai orang yang bermoral/orang yang beretika. Tetapi
menurut saya, hal tersebut tidaklah dapat dijadikan acuan bahwa moral dan etika
memiliki arti ataupun makna yang sama. Sebenarnya, moral dan etika memang
memiliki maksud atau arti yang sama, tetapi konteks pembahasannya lah yang
berbeda.
Setelah saya membaca dari beberapa
sumber di internet mengenai moral dan etika, disana jelas menunjukkan bahwa
moral dan etika memiliki maksud yang sama tetapi dengan konteks yang berbeda. Dapat
disimpulkan, menurut saya etika dan moral adalah perbuatan baik atau buruk yang
dilakukan oleh manusia yang memang terjadi akibat akal dari manusia itu
sendiri. Etika dan moral bersifat relatif, tidak dapat dinilai sama, dan juga
berbeda-beda sesuai dengan kebiasaan yang biasa terjadi di setiap
tempat/wilayah. Etika dan moral juga dapat berubah-ubah sesuai dengan tuntutan
zaman dan kebiasaan yang terjadi dilingkungan tersebut. Perbedaannya adalah
pada konteks pembahasannya. Etika biasa dikaitkan dengan sistem yang berlaku,
sedangkan moral biasa dikaitkan dengan perbuatan dari individu itu sendiri. Oleh
karena itu, sekarang ini banyak sekali kita dengar mengenai etika kedokteran,
etika seorang insinyur, etika profesi, dan lain sebagainya.
Apa yang dapat kita lakukan sebagai
seorang akademisi dan individu dalam masyarakat mengenai etika dan moral?
Sebagai seorang akademisi dan
individu dalam masyarakat pastinya kita sudah mengetahui dan dapat membedakan
tentang etika dan juga moral. Oleh karena itu, seharusnya kita dapat berbuat
baik sesuai dengan moral dan etika yang ada dalam suatu lingkungan masyarakat. Kita
diharapkan dapat mengaplikasikan apa yang telah kita ketahui mengenai moral dan
etika dalam kehidupan sehari-hari seperti contoh, menaati peraturan yang
berlaku, bersikap sopan dan santun, serta menjalani kebiasaan-kebiasaan baik
yang memang sudah sering dilakukan oleh masyarakat sekitar.
Selain melakukan hal diatas, sebagai
seorang akademisi juga kita diharapkan dapat mensosialisasikan tentang etika
dan juga moral yang benar kepada masyarakat sekitar khususnya anak-anak. Kita dapat
mengajarkan kemudian memberikan contoh kepada mereka mengenai etika dan moral, apa
saja perbuatan yang sesuai dengan moral dan etika yang baik, apa saja yang
tidak baik untuk dilakukan, memberi contoh berpakaian yang baik, serta menaati
peraturan yang berlaku. Dengan begitu, anak-anak lingkungan tersebut pun
diharapkan dapat mencontoh perbuatan-perbuatan yang baik dan dapat melanjutkan
generasi manusia yang beretika dan bermoral kedepannya bagi bangsa Indonesia.
Minggu, 08 Januari 2017
Ide Kreatif untuk Daerahku
Alun alun Masyarakat
Alun-alun
(dulu ditulis aloen-aloen atau aloon-aloon) merupakan suatu lapangan terbuka
yang luas dan berumput yang dikelilingi oleh jalan dan dapat digunakan untuk kegiatan
masyarakat yang beragam. Menurut Van Romondt (Haryoto, 1986:386), pada
dasarnya alun-alun itu merupakan halaman depan rumah penguasa, namun dalam
ukuran yang lebih besar. Penguasa bisa berarti raja, bupati, wedana dan camat
bahkan kepala desa yang memiliki halaman paling luas di depan Istana atau
pendopo tempat kediamannya, yang dijadikan sebagai pusat kegiatan masyarakat sehari-hari
dalam ikwal pemerintahan militer, perdagangan, kerajinan dan pendidikan. Lebih
jauh dari itu, Thomas Nix (1949:105-114) menjelaskan bahwa alun-alun
merupakan lahan terbuka dan terbentuk dengan membuat jarak antara
bangunan-bangunan gedung. Jadi dalam hal ini, bangunan gedung merupakan titik
awal dan merupakan hal yang utama bagi terbentuknya alun-alun. Tetapi kalau
adanya lahan terbuka yang dibiarkan tersisa dan berupa alun-alun, hal demikian
bukan merupakan alun-alun yang sebenarnya. Jadi alun-alun bisa di desa,
kecamatan, kota maupun pusat kabupaten.
Pada
awalnya Alun-alun merupakan tempat berlatih perang (gladi yudha) bagi prajurit
kerajaan, tempat penyelenggaraan sayembara dan penyampaian titah (sabda) raja
kepada kawula (rakyat), pusat perdagangan rakyat, juga hiburan seperti Rampokan
macan yaitu acara yang menarik dan paling mendebarkan yaitu dilepaskannya
seekor harimau yang dikelilingi oleh prajurit bersenjata.
Namun,
seiring dengan perkembangan zaman. Alun-alun sekarang ini biasa digunakan
sebagai tempat berkumpulnya masyarakat sekitar untuk berolahraga, bermain,
sekaligus rekreasi bersama orang - orang yang mereka cintai. Hampir seluruh
kota di Indonesia sudah memiliki alun - alun kotanya masing – masing. Alun-alun
suatu Kota/Kab biasanya ramai pada hari libur seperti sabtu dan minggu karena
banyak orang/keluarga yang datang untuk melepas penatnya setelah hampir seminggu
mereka menjalani runitisasnya. Berikut adalah contoh alun-alun yang ada di
Indonesia.
1. Alun-alun
Kota Bandung
2. Alun-alun
Kota Jogjakarta
3. Alun-alun
Kota Tangerang
Sebelum
menjelaskan tentang konsep pembuatan “Alun - Alun Masyarakat” di daerah saya. Saya
akan menjelaskan terlebih dahulu tentang daerah saya. Saya berasal dari Tangerang,
tepatnya Desa/Kampung Batununggul, Kel. Suatani, Kec. Rajeg, Kab. Tangerang. Keadaan
masyarakat disana sudah cukup banyak seiring dengan banyaknya pendatang dari
luar Kota Tangerang. Akan tetapi, menurut saya kondisi infrastruktur disana
masih sangat jauh bila dibandingkan dengan kondisi perkotaan namun, masih
banyak sekali lahan yang belum digunakan untuk infrastruktur. Hanya jalan saja
yang sudah lumayan bagus. Tetapi menurut saya, jarak dari sana menuju Kota
Tangerang tidaklah dekat, membutuhkan waktu kurang lebih 2 Jam untuk mencapai Kota Tangerang. Sehingga,
masyarakat di sekitar sana membutuhkan waktu yang cukup lama apabila ingin
melepas penat setelah kurang lebih seminggu menjalani rutinitasnya. Oleh sebab
itu, saya memiliki sebuah konsep/ide untuk membangun sebuah Alun-alun yang
dikhususkan untuk masyarakat sekitar daerah saya.
Konsep
“Alun - Alun Masyarakat” yang nantinya akan dibuat di daerah saya intinya adalah
untuk melepas penat masyarakat sekitar setelah kurang lebih seminggu menjalani
rutinitasnya. Nantinya, disana akan dibuat lapangan yang cukup besar yang bisa digunakan
untuk berolahraga, pertandingan sepak bola, Upacara 17 Agustus-an, dll. Selain itu, disana juga
akan dibuat tribun untuk penonton sebagai tempat untuk duduk apabila sedang
berlangsungnya suatu acara/pertandingan sepak bola. Lalu, lahan sisa yang tidak
terpakai nantinya dapat dibuat sebagai tempat pembelajaran sejarah kebangsaan,
taman membaca, sekaligus jogging track dengan suasana pedesaan yang asri dan
menyejukkan. Tidak lupa pula, disana nantinya akan dibuat food court atau
tempat yang dikhususkan untuk para pedagang dan juga masyarakat yang ingin
sarapan sekaligus beristirahat setelah lelah berolahraga.
Alasan
mengapa “Alun – Alun Masyarakat” di daerah saya harus dibuat yaitu:
- Dengan dibuatnya “Alun – Alun Masyarakat”, masyarakat nantinya akan semakin mudah apabila ingin melakukan olahraga pada hari libur bersama keluarga/rekan.
- Dengan dibuatnya “Alun – Alun Masyarakat”, akan tersedianya tempat pembelajaran sejarah tentang bangsa untuk anak – anak yang dapat menciptakan rasa cinta nasionalisme sejak dini.
- Dengan dibuatnya “Alun – Alun Masyarakat”, dapat memberikan suasana yang nyaman untuk masyarakat khususnya anak – anak apabila ingin membaca atau juga sekadar jogging sambil menikmati suasana pedesaan yang asri.
- Dengan dibuatnya “Alun – Alun Masyarakat”, nantinya lapangan tersebut dapat dijadikan sebagai tempat Pertandingan Sepakbola Antar-Kampung yang akan meningkatkan solidaritas masyarakat antar-Kampung.
- Dengan dibuatnya “Alun – Alun Masyarakat”, nantinya lapangan tersebut juga dapat dijadikan sebagai tempat pagelaran acara sehingga dapat meningkatkan kreativitas masyarakat sekitar.
- Dengan dibuatnya “Alun – Alun Masyarakat”, akan tersedianya tempat khusus untuk para pedagang sehingga akan lebih terlihat rapi dan juga tertib.
Kamis, 17 November 2016
Pengaruh Proyek Pembangunan ICE BSD City Terhadap Keadaan Masyarakat Sekitar
Pengaruh proyek
pembangunan Indonesia convention exhibition (ice) terhadap keadaan sosial masyarakat
sekitar
Apa itu Indonesia Convention
Exhibition (ICE)?
Indonesia Convention Exhibition (ICE) adalah sebuah
gedung pertunjukkan serta pertemuan terbesar di Asia Tenggara yang didirikan di
Kawasan BSD City, Kota Tangerang, Banten yang dibangun oleh Sinarmas Land dan
Kompas Gramedia Group. Indonesia Convention Exhibition (ICE) sengaja dibuat
sebagai tempat pertemuan ataupun pertunjukkan kelas internasional di Indonesia
sehingga dapat menarik pameran pameran besar berskala internasional agar
membuat pameran/pertunjukkan di Indonesia.
Sekilas tentang Indonesia
Convention Exhibition (ICE).
ICE dibangun hanya satu tahun sejak groundbreaking,
Indonesia Convention Exhibition (ICE) adalah sebuah gedung pertunjukan dan
pameran terbesar di Asia Tenggara resmi dibuka mulai 30 Juli 2015.
Sebelum peresmian, ICE terbukti sukses menjadi lokasi pertunjukan artis dunia seperti Michael Buble dan Katty Pery. Dua konser yang dijejali ribuan penonton itu terbukti berlangsung aman dan lancar. Padahal pembangunan ICE masih berjalan 80% saat itu.
Proyek ICE merupakan patungan Grup Kompas Gramedia dengan Sinar Mas Land dengan nilai investasi Rp 3,8 triliun. Sebagai operator pengelola gedung, ditunjuk Hannover Fairs International, anak perusahaan raksasa Jerman Deutsche Messe AG yang bergerak di bidang bisnis pameran dan konvensi di dunia.
ICE dibangun di atas lahan seluas 22 ha total luas bangunan 200 ribu meter persegi. ICE memiliki 10 exhibition hall dengan ukuran luas 50 ribu meter persegi. Fasilitas lain adalah convention hall dan 33 ruang pertemuan berkapasitas 10 ribu orang. Ada juga fasilitas in-house food production, F&B outlet, 300 kamar hotel berkelas bintang 3, dan tempat parkir untuk sedikitnya 3000 kendaraan.
Sebelum peresmian, ICE terbukti sukses menjadi lokasi pertunjukan artis dunia seperti Michael Buble dan Katty Pery. Dua konser yang dijejali ribuan penonton itu terbukti berlangsung aman dan lancar. Padahal pembangunan ICE masih berjalan 80% saat itu.
Proyek ICE merupakan patungan Grup Kompas Gramedia dengan Sinar Mas Land dengan nilai investasi Rp 3,8 triliun. Sebagai operator pengelola gedung, ditunjuk Hannover Fairs International, anak perusahaan raksasa Jerman Deutsche Messe AG yang bergerak di bidang bisnis pameran dan konvensi di dunia.
ICE dibangun di atas lahan seluas 22 ha total luas bangunan 200 ribu meter persegi. ICE memiliki 10 exhibition hall dengan ukuran luas 50 ribu meter persegi. Fasilitas lain adalah convention hall dan 33 ruang pertemuan berkapasitas 10 ribu orang. Ada juga fasilitas in-house food production, F&B outlet, 300 kamar hotel berkelas bintang 3, dan tempat parkir untuk sedikitnya 3000 kendaraan.
ICE terletak di BSD City, Tangerang, yang dikenal sebagai kawasan bernilai tinggi lantaran terintegrasi dengan perumahan, perkantoran, pusat perbelanjaan dan hiburan. Lokasi yang strategis dan ditunjang kemudahan akses menjadi kekuatan utama yang akan mempermudah masyarakat mencapai ICE.
Pengaruh
Sosial Pembangunan Indonesia Convention Exhibiton (ICE).
Bicara soal pengaruh social dari proyek pembangunan Indonesia
Convention Exhibiton (ICE) pastilah sangat banyak, dari proses pembangunan
hingga sekarang setelah bangunan tersebut sudah selesai proses pembuatannya. Mulai
dari proses pembangunannya yang melibatkan banyak pihak seperti atasan hingga
bawahan. Pastinya memiliki pengaruh social yang sangat besar bagi masyarakat
sekitar seperti pedagang, kios makan kelas kaki lima hingga bintang lima yang
ramai oleh pembeli entah itu berasal dari para pekerja ataupun pengunjung yang datang.
Selain itu, dengan semakin banyaknya masyarakat sekitar yang ingin berkunjung kesana. Angkutan umum seperti angkot, gojek, grab, serta uber selalu kebanjiran orderan. Seperti pada saat GIIAS tahun 2016 kemarin, uber sampai bekerja sama dengan pihak GIIAS sebagai sarana angkutan untuk mencapai GIIAS dari jalan masuk ICE BSD. Lalu, pada saat ada acara konser pun, banyak para pedagang merchandise yang berhubungan dengan konser yang ikut berjualan di halaman/lahan parkir ICE BSD.
Kemudian, ICE BSD juga sering dijadikan sebagai tempat berkumpulnya Grup Motor Gede (dengan cc tinggi) dan itu juga dapat menguntungkan para penjual di sekitar ICE BSD. Selain itu, yang paling penting adalah sampai sekarang tidak pernah terjadi hal yang tidak diinginkan di wilayah sekitaran ICE BSD, masyarakat sekitar dengan pihak ICE BSD dapat berhubungan dengan baik, justru menjadi lebih tertib dan tertata.
Sabtu, 15 Oktober 2016
Latihan Microsoft Access
- Membuat Tab Baru
- Buka Microsoft Access versi berapa saja yang telah dimiliki. kemudian klik "Blank desktop database".
- Beri nama database yang diinginkan, kemudian klik "Create".
- Klik tab File, kemudian pilih "Options" sehingga akan tampil dialog access options.
- Klik pilihan "Customize Ribbon" pada bagian sebelah kiri hingga access menampilkan dialog customize the ribbon.
- Kemudian untuk menambahkan tab baru, klik "New Tab" sehingga pada customize the ribbon akan bertambah tab baru dengan nama otomatis.
- Klik New Tab (custom), lalu klik "Rename" untuk mengganti nama tab.
- Pada bagian display name, tulis nama tab baru kemudian klik "Ok".
- Setelah itu, untuk membuat grup klik "New Group". Kemudian ulangi langkah diatas apabila ingin mengganti nama tab untuk group.
- Selanjutnya, untuk mengisi masing masing group dengan tombol perintah yang ada di sebelah kiri, Kita dapat melakukannya dengan men-Drag (geser) dari bagian Command From ke tab yang ingin kita tambahkan command tersebut.
- Kita juga dapat melakukannya dengan cara klik "Add" setelah kita memilih command yang kita inginkan untuk tab yang kita miliki. Dan untuk menghapusnya, kita dapat klik "Remove".
- Ulangi langkah diatas sampai anda merasa cukup & puas. ^_^
- Setelah semuanya selesai, klik "Ok". Lalu, akan muncul sheet seperti gambar dibawah ini.
Terima Kasih
Selasa, 11 Oktober 2016
Masalah Sosial di Indonesia
SARA
SARA adalah kependekan dari suku, agama,
dan ras (golongan). SARA sendiri adalah pandangan dan tindakan yang didasarkan atas rasa sentimen
atau tidak suka terhadap suatu suku, agama, keturunan, ataupun ras. Setiap
tindakan yang melibatkan kekerasan, pelecehan, dan diskriminasi yang di dasari
dengan identitas diri ataupun golongan seseorang/kelompok disebut SARA. SARA
sendiri memiliki beberapa kategori sebagai berikut.
- Individual : merupakan tindakan Sara yang dilakukan oleh individu maupun kelompok. Termasuk di dalam katagori ini adalah tindakan maupun pernyataan yang bersifat menyerang, mengintimidasi, melecehkan dan menghina identitas diri maupun golongan.
- Institusional : merupakan tindakan Sara yang dilakukan oleh suatu institusi, termasuk negara, baik secara langsung maupun tidak langsung, sengaja atau tidak sengaja telah membuat peraturan diskriminatif dalam struktur organisasi maupun kebijakannya.
- Kultural : merupakan penyebaran mitos, tradisi dan ide-ide diskriminatif melalui struktur budaya masyarakat.
Seperti yang kita ketahui, Indonesia
adalah Negara yang sangat luas dan memiliki beragam budaya, agama, suku, dan ras
(golongan). Oleh sebab itulah, di Indonesia sering sekali terjadi kasus SARA, seperti
perkelahian antara suku Madura dan suku Dayak di Kalimantan Barat, perkelahian
antara suku Makasar dan penduduk asli Timor yang kemudian berkembang menjadi
pergesekan antaragama Katolik dan Islam, setelah itu baru baru ini tersebar
video Ahok yang melecehkan Al-Qur’an, dan masih banyak lagi masalah SARA yang
terjadi di Indonesia. Hal ini disebabkan karena kurangnya rasa kebersamaan dan
toleransi antara setiap warga Negara di Indonesia, dan karena tidak bisanya
menjaga emosi ketika setiap individu/kelompok itu sendiri merasa tidak aman, dihina
atau dilecehkan karena masalah SARA ini.
Menurut
saya, SARA merupakan masalah sosial yang harus segera kita benahi di Negara kita
ini. Karena seperti yang kita ketahui, dengan adanya SARA dan perselisihan
perselisihan itu dapat menyebabkan melambatnya pembangunan di Negara kita. Dengan
meningkatkan rasa toleransi satu sama lain antar warga Negara, saling menghargai,
tidak melecehkan atau menjatuhkan suku, agama, ataupun ras lain, bersikap sabar dan dewasa apabila kita merasa dihina dan didiskriminasi oleh
kelompok/orang lain, dan kita sebagai mahasiswa mungkin dapat melakukan
penyuluhan atau seminar tentang SARA agar masyarakat sekitar pun sadar dan
mengetahui bagaimana cara mencegah hal itu agar tidak terjadi.
Tapi, bagaimanapun SARA adalah bagian
yang sudah melekat di Negara kita karena seperti yang kita ketahui, Indonesia
adalah Negara yang cukup luas dan memiliki beragam kebudayaan, agama, suku, dan
ras (golongan). Kita sebagai Mahasiswa hanya dapat meminimalisir kasus ini agar
tidak terjadi dan mungkin dalam waktu yang cukup lama masalah SARA ini sudah
tidak akan terjadi lagi di Negara tercinta kita ini. Aamiin..
Minggu, 25 September 2016
Individu, Keluarga, dan Masyarakat
Individu,
keluarga, dan masyarakat
A.
Individu
Individu yaitu merupakan suatu unit
terkecil pembentuk masyarakat. Individu dalam ilmu sosial juga berarti bagian
terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi jadi bagian
yang lebih kecil. Individu yang bergabung dengan kelompok atau masyarakat akan
memiliki karakteristik yang sama dengan kelompok dimana ia bergabung.
Dalam bahasa Yunani individu yaitu
“individium“, artinya adalah tidak terbagi. Menurut konsep Sosiologis individu
berarti manusia yang hidup dan berdiri sendiri. Menurut ahli Marthen Luter
individu selalu dilengkapi kelengkapan hidup yaitu raga, rasa, rasio, dan
rukun.
Manusia Sebagai
Mahluk Individu
Manusia sebagai mahluk individu dalam
suatu organisasi harus mempunyai kesadaran diri seperti realtita, self-respect,
egoisme, kepribadian, perbedaan maupun kesamaan dengan pribadi individu lain.
Pertumbuhan Individu
Pertumbuhan setiap manusia yang normal
melalu proses pertumbuhan dan perkembangan lahir batin, bahwa setiap individu
atau pribadi mempunyai jiwa raga dan ciri-ciri khas tersendiri.
Menurut pendirian Nativisik,
faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan individu ditentukan oleh
faktor-faktor yang dibawa sejak lahir. Sedangkan menurut pendirian Empiristik
dan Environmentalistik beranggapan bahwa pertumbuhan individu tergantung lingkungannya.
Anggapan lain menurut pendirian Konvergensi dan Interaksionisme berpedendapat
bahwa interaksi antara dasar dan lingkunganlah yang menentukan pertumbuhan
individu.
Tahap Pertumbuhan
Individu
Berikut
tahap pertumbuhan individu berdasarkan psikologi:
- Pada masa vital yaitu dari usia 0 sampai sekitar 2 tahun.
- Masa estetik yaitu dari umur sekitar 2 tahun sampai sekitar 7 tahun.
- Masa intelektual yaitu dari umur sekitar 7 tahun sampai sekitar 13 tahun sampai 14 tahun
- Masa sosial yaitu dari umur sekitar 13 tahun sampai 14 tahun sampai sekitar 20 tahun sampai 21 tahun
B.
Keluarga
Keluarga adalah sekelompok orang yang
mendiami sebagian atau seluruh bangunan yang tinggal bersama dan makan dari
satu dapur yang tidak terbatas pada orang-orang yang mempunyai hubungan darah
saja, atau seseorang yang mendiami sebagian atau seluruh bangunan yang mengurus
keperluan hidupnya sendiri.
Keluarga berasal dari bahasa
Sansekerta: kula dan warga “kulawarga” yang berarti “anggota” “kelompok
kerabat”. Keluarga adalah lingkungan di mana beberapa orang yang masih memiliki
hubungan darah, bersatu. Keluarga inti ”nuclear family” terdiri dari ayah, ibu,
dan anak-anak mereka.
Pengertian Keluarga
· Keluarga
adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan
beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap
dalam keadaan saling ketergantungan.(Menurut Departemen Kesehatan RI 1998).
·
Kumpulan
beberapa orang yang karena terikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa
berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki,esensial, enak dan berkehendak
bersama-sama memperteguh gabungan itu untuk memuliakan masing-masing
anggotanya. (Ki Hajar Dewantara)
Keluarga
adalah dua atau lebih dari dua individu yang tergabung karena hubungan darah,
hubungan perkawinan atau pengangkatan dan mereka hidupnya dalam suatu rumah
tangga, berinteraksi satu sama lain dan didalam perannya masing-masing dan
menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.(Menurut Salvicion dan Ara
Celis).
Peranan Anggota
Keluarga
- Peranan Ayah: Ayah sebagai suami dari istri dan anak-anak, berperan sebagai pencari nafkah, pendidik, pelindung dan pemberi rasa aman, sebagai kepala keluarga, sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya.
- Peranan Ibu: Sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya, ibu mempunyai peranan untuk mengurus rumah tangga, sebagai pengasuh dan pendidik anak-anaknya, pelindung dan sebagai salah satu kelompok dari peranan sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya, disamping itu juga ibu dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan dalam keluarganya.
- Peranan Anak: Anak-anak melaksanakan peranan psikosial sesuai dengan tingkat perkembangannya baik fisik, mental, sosial, dan spiritual.
Tugas-tugas Keluarga
Pada
dasarnya tugas keluarga ada delapan tugas pokok sebagai berikut :
- Pemeliharaan fisik keluarga dan para anggotanya.
- Pemeliharaan sumber-sumber daya yang ada dalam keluarga.
- Pembagian tugas masing-masing anggotanya sesuai dengan kedudukannya masing-masing.
- Sosialisasi antar anggota keluarga.
- Pengaturan jumlah anggota keluarga.
- Pemeliharaan ketertiban anggota keluarga.
- Penempatan anggota-anggota keluarga dalam masyarakat yang lebih luas.
- Membangkitkan dorongan dan semangat para anggotanya.
Fungsi Keluarga
Ada
beberapa fungsi yang dapat dijalankan keluarga, sebagai berikut :
- Fungsi Pendidikan: Dalam hal ini tugas keluarga adalah mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak bila kelak dewasa.
- Fungsi Sosialisasi anak: Tugas keluarga dalam menjalankan fungsi ini adalah bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.
- Fungsi Perlindungan: Tugas keluarga dalam hal ini adalah melindungi anak dari tindakan-tindakan yang tidak baik sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.
- Fungsi Perasaan: Tugas keluarga dalam hal ini adalah menjaga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.
- Fungsi Religius: Tugas keluarga dalam fungsi ini adalah memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga yang lain dalam kehidupan beragama, dan tugas kepala keluarga untuk menanamkan keyakinan bahwa ada keyakinan lain yang mengatur kehidupan ini dan ada kehidupan lain setelah di dunia ini.
- Fungsi Ekonomis: Tugas kepala keluarga dalam hal ini adalah mencari sumber-sumber kehidupan dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga yang lain, kepala keluarga bekerja untuk mencari penghasilan, mengatur penghasilan itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi rkebutuhan-kebutuhan keluarga.
- Fungsi Rekreatif: Tugas keluarga dalam fungsi rekreasi ini tidak harus selalu pergi ke tempat rekreasi, tetapi yang penting bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga sehingga dapat dilakukan di rumah dengan cara nonton TV bersama, bercerita tentang pengalaman masing-masing, dsb.
- Fungsi Biologis: Tugas keluarga yang utama dalam hal ini adalah untuk meneruskan keturunan sebagai generasi penerus.
C.
Masyarakat
Kata ‘masyarkat’ merupakan kata dari
bahasa Arab yaitu Musyarak. Masyarakat adah sekelompok orang dimana sebagaian
besar dari interaksi antara individu-individu yang berada dalam kelompok
tersebut. Lebih abstraknya, masyarakat adalah hubungan-hubungan antar
entitas-entitas yang membuat suatu jaringan. Sifat masyarakat saling tergantung
satu sama lain. Istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang
yang hidup berasama dalam satu komunitas yang teratur.
Ciri-ciri masyarakat
Ciri-ciri dari masyarakat yaitu
manusia yang hidup bersama dan terdidi sekurang-kurangnnya dari dua orang.
Akibat pergaulan yang cukup lama yang selalu hidp bersama timbul komunikasi dan
aturan yang mengatur hubungan antar manusia dan sadar bahwa mereka merupan kesatuan
yang satu. Kehidupan bersama seiring berjalannya waktu mereka merasa dirinya
terkait satu dengan yang lainnya dan menimbulkan kebudayaan baru.
Masyarakat
Tradisional
Masyarakat tradisional adalah
sekelompok masyarkat yang kehidupannya masih tradisonal dan mengacu oleh adat
istiadat lama. Dalam melangsungkan kehidupannya masyarakat tradisional masih
berdasarkan kebiasaan lama yang diwarisi nenek moyangnya. Kehidupan masyarkat
tradisional tidak begitu dipengaruhi dengan perubahan-perubahan dari pengaruh
luar.
Secara geografis masyarakat
tradisional hidup di daerah pedesaan yang terletak di pedalaman yang jauh dari
keramaian kota, masyarkat ini disebut juga masyarakat pedesaan. Dalam
kehidupannya masyarakat desa adalah kelompok orang yang hidup bersama, bekerja
bersama, dan berhubungan erat.
Desa merupakan tempat yang cocok untuk
menengankan pikiran yang penat dan melepaskan lelah, karena desa memiliki
kehidupan yang tentram, damai, jauh dari konflik dan udara pegunungan yang
sejuk.
Ciri
masyarakat tradisonal bergantung terhadap lingkungan alam sekitar.
Masyarakat Transisi
Masyarakat yang mengalami perubahan
disebut masyarakat transisi. Sebagai contoh masyarakat pedesaan yang sedang
mengalami transisi ke arah kebiasaan kehidupan kota, misalnya pergeseran tenaga
kerja dari bangungan dan masuk ke industri.
Ciri
masyarkat transisi yaitu adanya penggeseran dalam suatu bidang, seperti
pekerjaan yang dahulunya bertani ke sektor industri. Selain dalam bidang
pekerjaan, bidang pendidikan juga merupakan ciri dari masyarakat transisi,
seperti tingkat pendidikan rendah dan meningkat tingkat pendidikannya. Ciri
lainnya yaitu sedang mengalami perubahan ke arah lebih maju, dan masyarat sudah
terbuka dengan kemajuan dan perubahan jaman.
Masyarakat Modern
Masyarakat moden adalah masyarakat
yang kehidupannya dalam perabadaan dunia di masa kini. Sebagian masyarakat
modern acuh kepada adat istiadat lama akibat pengaruh kebudayaan luar dan
kemajuan teknologi. Masyarkat modern selalu berusaha mengikuti perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi. Pada umumnya masyarakat modern disebut masyarakaat
perkotaan. Dari sifatnya masyarakat ini memiliki kehidupan yang serba modern.
Ciri
masyarakat modern ini dalam menunjang kehidupannya alam tidak lagi vital, dalam
menunjang kehidupannya alam dikendalikan dengan kemampuan pengetahuan dan
tekonlogi.
Gambar :
Sumber :
MKDU ISD Ebook Gunadarma University
Langganan:
Postingan (Atom)















































