SARA
SARA adalah kependekan dari suku, agama,
dan ras (golongan). SARA sendiri adalah pandangan dan tindakan yang didasarkan atas rasa sentimen
atau tidak suka terhadap suatu suku, agama, keturunan, ataupun ras. Setiap
tindakan yang melibatkan kekerasan, pelecehan, dan diskriminasi yang di dasari
dengan identitas diri ataupun golongan seseorang/kelompok disebut SARA. SARA
sendiri memiliki beberapa kategori sebagai berikut.
- Individual : merupakan tindakan Sara yang dilakukan oleh individu maupun kelompok. Termasuk di dalam katagori ini adalah tindakan maupun pernyataan yang bersifat menyerang, mengintimidasi, melecehkan dan menghina identitas diri maupun golongan.
- Institusional : merupakan tindakan Sara yang dilakukan oleh suatu institusi, termasuk negara, baik secara langsung maupun tidak langsung, sengaja atau tidak sengaja telah membuat peraturan diskriminatif dalam struktur organisasi maupun kebijakannya.
- Kultural : merupakan penyebaran mitos, tradisi dan ide-ide diskriminatif melalui struktur budaya masyarakat.
Seperti yang kita ketahui, Indonesia
adalah Negara yang sangat luas dan memiliki beragam budaya, agama, suku, dan ras
(golongan). Oleh sebab itulah, di Indonesia sering sekali terjadi kasus SARA, seperti
perkelahian antara suku Madura dan suku Dayak di Kalimantan Barat, perkelahian
antara suku Makasar dan penduduk asli Timor yang kemudian berkembang menjadi
pergesekan antaragama Katolik dan Islam, setelah itu baru baru ini tersebar
video Ahok yang melecehkan Al-Qur’an, dan masih banyak lagi masalah SARA yang
terjadi di Indonesia. Hal ini disebabkan karena kurangnya rasa kebersamaan dan
toleransi antara setiap warga Negara di Indonesia, dan karena tidak bisanya
menjaga emosi ketika setiap individu/kelompok itu sendiri merasa tidak aman, dihina
atau dilecehkan karena masalah SARA ini.
Menurut
saya, SARA merupakan masalah sosial yang harus segera kita benahi di Negara kita
ini. Karena seperti yang kita ketahui, dengan adanya SARA dan perselisihan
perselisihan itu dapat menyebabkan melambatnya pembangunan di Negara kita. Dengan
meningkatkan rasa toleransi satu sama lain antar warga Negara, saling menghargai,
tidak melecehkan atau menjatuhkan suku, agama, ataupun ras lain, bersikap sabar dan dewasa apabila kita merasa dihina dan didiskriminasi oleh
kelompok/orang lain, dan kita sebagai mahasiswa mungkin dapat melakukan
penyuluhan atau seminar tentang SARA agar masyarakat sekitar pun sadar dan
mengetahui bagaimana cara mencegah hal itu agar tidak terjadi.
Tapi, bagaimanapun SARA adalah bagian
yang sudah melekat di Negara kita karena seperti yang kita ketahui, Indonesia
adalah Negara yang cukup luas dan memiliki beragam kebudayaan, agama, suku, dan
ras (golongan). Kita sebagai Mahasiswa hanya dapat meminimalisir kasus ini agar
tidak terjadi dan mungkin dalam waktu yang cukup lama masalah SARA ini sudah
tidak akan terjadi lagi di Negara tercinta kita ini. Aamiin..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar