Jumat, 27 Oktober 2017
Jumat, 20 Oktober 2017
Selasa, 11 April 2017
Etika dan Moral
Apa itu etika dan moral?
Rancu memang, mungkin banyak dari
kita khususnya masyarakat awam yang beranggapan bahwa etika dan moral itu sama.
Mereka tidak mengetahui apa itu makna sebenarnya dari etika dan juga moral. Memang,
moral dan etika memiliki hubungan erat yang tidak bisa terpisahkan. Hal ini karena
moral dan etika memang sama-sama membahas tentang perbuatan manusia yang baik
maupun yang buruk. Sekarang ini, masih banyak masyarakat yang beranggapan
ketika melihat orang baik itu sebagai orang yang bermoral/orang yang beretika. Tetapi
menurut saya, hal tersebut tidaklah dapat dijadikan acuan bahwa moral dan etika
memiliki arti ataupun makna yang sama. Sebenarnya, moral dan etika memang
memiliki maksud atau arti yang sama, tetapi konteks pembahasannya lah yang
berbeda.
Setelah saya membaca dari beberapa
sumber di internet mengenai moral dan etika, disana jelas menunjukkan bahwa
moral dan etika memiliki maksud yang sama tetapi dengan konteks yang berbeda. Dapat
disimpulkan, menurut saya etika dan moral adalah perbuatan baik atau buruk yang
dilakukan oleh manusia yang memang terjadi akibat akal dari manusia itu
sendiri. Etika dan moral bersifat relatif, tidak dapat dinilai sama, dan juga
berbeda-beda sesuai dengan kebiasaan yang biasa terjadi di setiap
tempat/wilayah. Etika dan moral juga dapat berubah-ubah sesuai dengan tuntutan
zaman dan kebiasaan yang terjadi dilingkungan tersebut. Perbedaannya adalah
pada konteks pembahasannya. Etika biasa dikaitkan dengan sistem yang berlaku,
sedangkan moral biasa dikaitkan dengan perbuatan dari individu itu sendiri. Oleh
karena itu, sekarang ini banyak sekali kita dengar mengenai etika kedokteran,
etika seorang insinyur, etika profesi, dan lain sebagainya.
Apa yang dapat kita lakukan sebagai
seorang akademisi dan individu dalam masyarakat mengenai etika dan moral?
Sebagai seorang akademisi dan
individu dalam masyarakat pastinya kita sudah mengetahui dan dapat membedakan
tentang etika dan juga moral. Oleh karena itu, seharusnya kita dapat berbuat
baik sesuai dengan moral dan etika yang ada dalam suatu lingkungan masyarakat. Kita
diharapkan dapat mengaplikasikan apa yang telah kita ketahui mengenai moral dan
etika dalam kehidupan sehari-hari seperti contoh, menaati peraturan yang
berlaku, bersikap sopan dan santun, serta menjalani kebiasaan-kebiasaan baik
yang memang sudah sering dilakukan oleh masyarakat sekitar.
Selain melakukan hal diatas, sebagai
seorang akademisi juga kita diharapkan dapat mensosialisasikan tentang etika
dan juga moral yang benar kepada masyarakat sekitar khususnya anak-anak. Kita dapat
mengajarkan kemudian memberikan contoh kepada mereka mengenai etika dan moral, apa
saja perbuatan yang sesuai dengan moral dan etika yang baik, apa saja yang
tidak baik untuk dilakukan, memberi contoh berpakaian yang baik, serta menaati
peraturan yang berlaku. Dengan begitu, anak-anak lingkungan tersebut pun
diharapkan dapat mencontoh perbuatan-perbuatan yang baik dan dapat melanjutkan
generasi manusia yang beretika dan bermoral kedepannya bagi bangsa Indonesia.
Minggu, 08 Januari 2017
Ide Kreatif untuk Daerahku
Alun alun Masyarakat
Alun-alun
(dulu ditulis aloen-aloen atau aloon-aloon) merupakan suatu lapangan terbuka
yang luas dan berumput yang dikelilingi oleh jalan dan dapat digunakan untuk kegiatan
masyarakat yang beragam. Menurut Van Romondt (Haryoto, 1986:386), pada
dasarnya alun-alun itu merupakan halaman depan rumah penguasa, namun dalam
ukuran yang lebih besar. Penguasa bisa berarti raja, bupati, wedana dan camat
bahkan kepala desa yang memiliki halaman paling luas di depan Istana atau
pendopo tempat kediamannya, yang dijadikan sebagai pusat kegiatan masyarakat sehari-hari
dalam ikwal pemerintahan militer, perdagangan, kerajinan dan pendidikan. Lebih
jauh dari itu, Thomas Nix (1949:105-114) menjelaskan bahwa alun-alun
merupakan lahan terbuka dan terbentuk dengan membuat jarak antara
bangunan-bangunan gedung. Jadi dalam hal ini, bangunan gedung merupakan titik
awal dan merupakan hal yang utama bagi terbentuknya alun-alun. Tetapi kalau
adanya lahan terbuka yang dibiarkan tersisa dan berupa alun-alun, hal demikian
bukan merupakan alun-alun yang sebenarnya. Jadi alun-alun bisa di desa,
kecamatan, kota maupun pusat kabupaten.
Pada
awalnya Alun-alun merupakan tempat berlatih perang (gladi yudha) bagi prajurit
kerajaan, tempat penyelenggaraan sayembara dan penyampaian titah (sabda) raja
kepada kawula (rakyat), pusat perdagangan rakyat, juga hiburan seperti Rampokan
macan yaitu acara yang menarik dan paling mendebarkan yaitu dilepaskannya
seekor harimau yang dikelilingi oleh prajurit bersenjata.
Namun,
seiring dengan perkembangan zaman. Alun-alun sekarang ini biasa digunakan
sebagai tempat berkumpulnya masyarakat sekitar untuk berolahraga, bermain,
sekaligus rekreasi bersama orang - orang yang mereka cintai. Hampir seluruh
kota di Indonesia sudah memiliki alun - alun kotanya masing – masing. Alun-alun
suatu Kota/Kab biasanya ramai pada hari libur seperti sabtu dan minggu karena
banyak orang/keluarga yang datang untuk melepas penatnya setelah hampir seminggu
mereka menjalani runitisasnya. Berikut adalah contoh alun-alun yang ada di
Indonesia.
1. Alun-alun
Kota Bandung
2. Alun-alun
Kota Jogjakarta
3. Alun-alun
Kota Tangerang
Sebelum
menjelaskan tentang konsep pembuatan “Alun - Alun Masyarakat” di daerah saya. Saya
akan menjelaskan terlebih dahulu tentang daerah saya. Saya berasal dari Tangerang,
tepatnya Desa/Kampung Batununggul, Kel. Suatani, Kec. Rajeg, Kab. Tangerang. Keadaan
masyarakat disana sudah cukup banyak seiring dengan banyaknya pendatang dari
luar Kota Tangerang. Akan tetapi, menurut saya kondisi infrastruktur disana
masih sangat jauh bila dibandingkan dengan kondisi perkotaan namun, masih
banyak sekali lahan yang belum digunakan untuk infrastruktur. Hanya jalan saja
yang sudah lumayan bagus. Tetapi menurut saya, jarak dari sana menuju Kota
Tangerang tidaklah dekat, membutuhkan waktu kurang lebih 2 Jam untuk mencapai Kota Tangerang. Sehingga,
masyarakat di sekitar sana membutuhkan waktu yang cukup lama apabila ingin
melepas penat setelah kurang lebih seminggu menjalani rutinitasnya. Oleh sebab
itu, saya memiliki sebuah konsep/ide untuk membangun sebuah Alun-alun yang
dikhususkan untuk masyarakat sekitar daerah saya.
Konsep
“Alun - Alun Masyarakat” yang nantinya akan dibuat di daerah saya intinya adalah
untuk melepas penat masyarakat sekitar setelah kurang lebih seminggu menjalani
rutinitasnya. Nantinya, disana akan dibuat lapangan yang cukup besar yang bisa digunakan
untuk berolahraga, pertandingan sepak bola, Upacara 17 Agustus-an, dll. Selain itu, disana juga
akan dibuat tribun untuk penonton sebagai tempat untuk duduk apabila sedang
berlangsungnya suatu acara/pertandingan sepak bola. Lalu, lahan sisa yang tidak
terpakai nantinya dapat dibuat sebagai tempat pembelajaran sejarah kebangsaan,
taman membaca, sekaligus jogging track dengan suasana pedesaan yang asri dan
menyejukkan. Tidak lupa pula, disana nantinya akan dibuat food court atau
tempat yang dikhususkan untuk para pedagang dan juga masyarakat yang ingin
sarapan sekaligus beristirahat setelah lelah berolahraga.
Alasan
mengapa “Alun – Alun Masyarakat” di daerah saya harus dibuat yaitu:
- Dengan dibuatnya “Alun – Alun Masyarakat”, masyarakat nantinya akan semakin mudah apabila ingin melakukan olahraga pada hari libur bersama keluarga/rekan.
- Dengan dibuatnya “Alun – Alun Masyarakat”, akan tersedianya tempat pembelajaran sejarah tentang bangsa untuk anak – anak yang dapat menciptakan rasa cinta nasionalisme sejak dini.
- Dengan dibuatnya “Alun – Alun Masyarakat”, dapat memberikan suasana yang nyaman untuk masyarakat khususnya anak – anak apabila ingin membaca atau juga sekadar jogging sambil menikmati suasana pedesaan yang asri.
- Dengan dibuatnya “Alun – Alun Masyarakat”, nantinya lapangan tersebut dapat dijadikan sebagai tempat Pertandingan Sepakbola Antar-Kampung yang akan meningkatkan solidaritas masyarakat antar-Kampung.
- Dengan dibuatnya “Alun – Alun Masyarakat”, nantinya lapangan tersebut juga dapat dijadikan sebagai tempat pagelaran acara sehingga dapat meningkatkan kreativitas masyarakat sekitar.
- Dengan dibuatnya “Alun – Alun Masyarakat”, akan tersedianya tempat khusus untuk para pedagang sehingga akan lebih terlihat rapi dan juga tertib.
Kamis, 17 November 2016
Pengaruh Proyek Pembangunan ICE BSD City Terhadap Keadaan Masyarakat Sekitar
Pengaruh proyek
pembangunan Indonesia convention exhibition (ice) terhadap keadaan sosial masyarakat
sekitar
Apa itu Indonesia Convention
Exhibition (ICE)?
Indonesia Convention Exhibition (ICE) adalah sebuah
gedung pertunjukkan serta pertemuan terbesar di Asia Tenggara yang didirikan di
Kawasan BSD City, Kota Tangerang, Banten yang dibangun oleh Sinarmas Land dan
Kompas Gramedia Group. Indonesia Convention Exhibition (ICE) sengaja dibuat
sebagai tempat pertemuan ataupun pertunjukkan kelas internasional di Indonesia
sehingga dapat menarik pameran pameran besar berskala internasional agar
membuat pameran/pertunjukkan di Indonesia.
Sekilas tentang Indonesia
Convention Exhibition (ICE).
ICE dibangun hanya satu tahun sejak groundbreaking,
Indonesia Convention Exhibition (ICE) adalah sebuah gedung pertunjukan dan
pameran terbesar di Asia Tenggara resmi dibuka mulai 30 Juli 2015.
Sebelum peresmian, ICE terbukti sukses menjadi lokasi pertunjukan artis dunia seperti Michael Buble dan Katty Pery. Dua konser yang dijejali ribuan penonton itu terbukti berlangsung aman dan lancar. Padahal pembangunan ICE masih berjalan 80% saat itu.
Proyek ICE merupakan patungan Grup Kompas Gramedia dengan Sinar Mas Land dengan nilai investasi Rp 3,8 triliun. Sebagai operator pengelola gedung, ditunjuk Hannover Fairs International, anak perusahaan raksasa Jerman Deutsche Messe AG yang bergerak di bidang bisnis pameran dan konvensi di dunia.
ICE dibangun di atas lahan seluas 22 ha total luas bangunan 200 ribu meter persegi. ICE memiliki 10 exhibition hall dengan ukuran luas 50 ribu meter persegi. Fasilitas lain adalah convention hall dan 33 ruang pertemuan berkapasitas 10 ribu orang. Ada juga fasilitas in-house food production, F&B outlet, 300 kamar hotel berkelas bintang 3, dan tempat parkir untuk sedikitnya 3000 kendaraan.
Sebelum peresmian, ICE terbukti sukses menjadi lokasi pertunjukan artis dunia seperti Michael Buble dan Katty Pery. Dua konser yang dijejali ribuan penonton itu terbukti berlangsung aman dan lancar. Padahal pembangunan ICE masih berjalan 80% saat itu.
Proyek ICE merupakan patungan Grup Kompas Gramedia dengan Sinar Mas Land dengan nilai investasi Rp 3,8 triliun. Sebagai operator pengelola gedung, ditunjuk Hannover Fairs International, anak perusahaan raksasa Jerman Deutsche Messe AG yang bergerak di bidang bisnis pameran dan konvensi di dunia.
ICE dibangun di atas lahan seluas 22 ha total luas bangunan 200 ribu meter persegi. ICE memiliki 10 exhibition hall dengan ukuran luas 50 ribu meter persegi. Fasilitas lain adalah convention hall dan 33 ruang pertemuan berkapasitas 10 ribu orang. Ada juga fasilitas in-house food production, F&B outlet, 300 kamar hotel berkelas bintang 3, dan tempat parkir untuk sedikitnya 3000 kendaraan.
ICE terletak di BSD City, Tangerang, yang dikenal sebagai kawasan bernilai tinggi lantaran terintegrasi dengan perumahan, perkantoran, pusat perbelanjaan dan hiburan. Lokasi yang strategis dan ditunjang kemudahan akses menjadi kekuatan utama yang akan mempermudah masyarakat mencapai ICE.
Pengaruh
Sosial Pembangunan Indonesia Convention Exhibiton (ICE).
Bicara soal pengaruh social dari proyek pembangunan Indonesia
Convention Exhibiton (ICE) pastilah sangat banyak, dari proses pembangunan
hingga sekarang setelah bangunan tersebut sudah selesai proses pembuatannya. Mulai
dari proses pembangunannya yang melibatkan banyak pihak seperti atasan hingga
bawahan. Pastinya memiliki pengaruh social yang sangat besar bagi masyarakat
sekitar seperti pedagang, kios makan kelas kaki lima hingga bintang lima yang
ramai oleh pembeli entah itu berasal dari para pekerja ataupun pengunjung yang datang.
Selain itu, dengan semakin banyaknya masyarakat sekitar yang ingin berkunjung kesana. Angkutan umum seperti angkot, gojek, grab, serta uber selalu kebanjiran orderan. Seperti pada saat GIIAS tahun 2016 kemarin, uber sampai bekerja sama dengan pihak GIIAS sebagai sarana angkutan untuk mencapai GIIAS dari jalan masuk ICE BSD. Lalu, pada saat ada acara konser pun, banyak para pedagang merchandise yang berhubungan dengan konser yang ikut berjualan di halaman/lahan parkir ICE BSD.
Kemudian, ICE BSD juga sering dijadikan sebagai tempat berkumpulnya Grup Motor Gede (dengan cc tinggi) dan itu juga dapat menguntungkan para penjual di sekitar ICE BSD. Selain itu, yang paling penting adalah sampai sekarang tidak pernah terjadi hal yang tidak diinginkan di wilayah sekitaran ICE BSD, masyarakat sekitar dengan pihak ICE BSD dapat berhubungan dengan baik, justru menjadi lebih tertib dan tertata.
Sabtu, 15 Oktober 2016
Latihan Microsoft Access
- Membuat Tab Baru
- Buka Microsoft Access versi berapa saja yang telah dimiliki. kemudian klik "Blank desktop database".
- Beri nama database yang diinginkan, kemudian klik "Create".
- Klik tab File, kemudian pilih "Options" sehingga akan tampil dialog access options.
- Klik pilihan "Customize Ribbon" pada bagian sebelah kiri hingga access menampilkan dialog customize the ribbon.
- Kemudian untuk menambahkan tab baru, klik "New Tab" sehingga pada customize the ribbon akan bertambah tab baru dengan nama otomatis.
- Klik New Tab (custom), lalu klik "Rename" untuk mengganti nama tab.
- Pada bagian display name, tulis nama tab baru kemudian klik "Ok".
- Setelah itu, untuk membuat grup klik "New Group". Kemudian ulangi langkah diatas apabila ingin mengganti nama tab untuk group.
- Selanjutnya, untuk mengisi masing masing group dengan tombol perintah yang ada di sebelah kiri, Kita dapat melakukannya dengan men-Drag (geser) dari bagian Command From ke tab yang ingin kita tambahkan command tersebut.
- Kita juga dapat melakukannya dengan cara klik "Add" setelah kita memilih command yang kita inginkan untuk tab yang kita miliki. Dan untuk menghapusnya, kita dapat klik "Remove".
- Ulangi langkah diatas sampai anda merasa cukup & puas. ^_^
- Setelah semuanya selesai, klik "Ok". Lalu, akan muncul sheet seperti gambar dibawah ini.
Terima Kasih
Selasa, 11 Oktober 2016
Masalah Sosial di Indonesia
SARA
SARA adalah kependekan dari suku, agama,
dan ras (golongan). SARA sendiri adalah pandangan dan tindakan yang didasarkan atas rasa sentimen
atau tidak suka terhadap suatu suku, agama, keturunan, ataupun ras. Setiap
tindakan yang melibatkan kekerasan, pelecehan, dan diskriminasi yang di dasari
dengan identitas diri ataupun golongan seseorang/kelompok disebut SARA. SARA
sendiri memiliki beberapa kategori sebagai berikut.
- Individual : merupakan tindakan Sara yang dilakukan oleh individu maupun kelompok. Termasuk di dalam katagori ini adalah tindakan maupun pernyataan yang bersifat menyerang, mengintimidasi, melecehkan dan menghina identitas diri maupun golongan.
- Institusional : merupakan tindakan Sara yang dilakukan oleh suatu institusi, termasuk negara, baik secara langsung maupun tidak langsung, sengaja atau tidak sengaja telah membuat peraturan diskriminatif dalam struktur organisasi maupun kebijakannya.
- Kultural : merupakan penyebaran mitos, tradisi dan ide-ide diskriminatif melalui struktur budaya masyarakat.
Seperti yang kita ketahui, Indonesia
adalah Negara yang sangat luas dan memiliki beragam budaya, agama, suku, dan ras
(golongan). Oleh sebab itulah, di Indonesia sering sekali terjadi kasus SARA, seperti
perkelahian antara suku Madura dan suku Dayak di Kalimantan Barat, perkelahian
antara suku Makasar dan penduduk asli Timor yang kemudian berkembang menjadi
pergesekan antaragama Katolik dan Islam, setelah itu baru baru ini tersebar
video Ahok yang melecehkan Al-Qur’an, dan masih banyak lagi masalah SARA yang
terjadi di Indonesia. Hal ini disebabkan karena kurangnya rasa kebersamaan dan
toleransi antara setiap warga Negara di Indonesia, dan karena tidak bisanya
menjaga emosi ketika setiap individu/kelompok itu sendiri merasa tidak aman, dihina
atau dilecehkan karena masalah SARA ini.
Menurut
saya, SARA merupakan masalah sosial yang harus segera kita benahi di Negara kita
ini. Karena seperti yang kita ketahui, dengan adanya SARA dan perselisihan
perselisihan itu dapat menyebabkan melambatnya pembangunan di Negara kita. Dengan
meningkatkan rasa toleransi satu sama lain antar warga Negara, saling menghargai,
tidak melecehkan atau menjatuhkan suku, agama, ataupun ras lain, bersikap sabar dan dewasa apabila kita merasa dihina dan didiskriminasi oleh
kelompok/orang lain, dan kita sebagai mahasiswa mungkin dapat melakukan
penyuluhan atau seminar tentang SARA agar masyarakat sekitar pun sadar dan
mengetahui bagaimana cara mencegah hal itu agar tidak terjadi.
Tapi, bagaimanapun SARA adalah bagian
yang sudah melekat di Negara kita karena seperti yang kita ketahui, Indonesia
adalah Negara yang cukup luas dan memiliki beragam kebudayaan, agama, suku, dan
ras (golongan). Kita sebagai Mahasiswa hanya dapat meminimalisir kasus ini agar
tidak terjadi dan mungkin dalam waktu yang cukup lama masalah SARA ini sudah
tidak akan terjadi lagi di Negara tercinta kita ini. Aamiin..
Langganan:
Postingan (Atom)























